Pengumpulan Bahan Penyusunan Ensiklopedia Ikan Endemik Bangka

Tim Analis Kata dan Istilah Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan pengumpulan data ikan endemik Bangka pada Senin–Rabu, 14–16 Agustus 2023. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan penelitian keanekaragaman dan kesesuaian habitat ikan air tawar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dilakukan oleh Yayasan Ikan Endemik Bangka bekerja sama dengan PT Timah, Universitas Bangka Belitung, serta peneliti asal Universitas Louds Inggris dan Universitas Airlangga. Pengambilan data ini bertujuan untuk melihat habitat ikan endemik bangka secara langsung. Selain itu, Tim juga mengamati bentuk, jumlah ketersediaan di habitatnya, dan kondisi terkini dari habitat tempat ikan endemik tersebut hidup.
Tim menyusuri sejumlah lokasi, mengambil gambar, dan mencari informasi terkait ikan endemik yang ada di Pulau Bangka. Pada hari pertama, Tim bertolak ke Kabupaten Bangka Barat untuk meninjau lokasi habitat ikan endemik yang ada di Desa Tugang. Di sana, Tim menyusuri Sungai Bujang, salah satu Sungai di desa Tugang yang diduga menjadi habitat spesies Parosphromenus juelinae yang atau ikan Tempalak Igik Labu dan Sundadanio gargula atau yang dikenal masyarakat sebagai ikan Bebieu. Tidak hanya itu, pada hari kedua pengambilan data, Tim mengikuti Seminar Festkua 2023 dengan tema “Improving Ichtyological Knowledge as an Effort Development of Aquaculture and Conservation of Fishery Resources” yang diselenggarakan oleh HIMAKUATIK Universitas Bangka Belitung. Seminar ini menghadirkan pembicara dari Universitas Louds Inggris, Dr. Josie South, dan peneliti iktiologi dari Universitas Airlangga, Dr. Veryl Hasan, S.Pi, M.P. Materi yang disuguhkan pada seminar ini sangat menarik dan menambah wawasan terutama mengenai ekologi dan kaitannya dengan keberlangsungan hidup ikan endemik yang ada di Pulau Bangka. Kemudian pada hari terakhir, Tim melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Bangka Selatan untuk meninjau lokasi habitat ikan endemik Betta burdigala atau ikan Tempalak Mirah di Desa Bikang.


Rangkaian kegiatan pengumpulan data ini ditujukan sebagai pengumpulan bahan penyusunan ensiklopedia ikan endemik Bangka. Penyusunan ensiklopedia ini diharapkan dapat menjadi bahan bacaan menarik bagi masyarakat agar keberadaan ikan-ikan endemik Pulau Bangka semakin dikenal luas dan usaha pelestariannya tetap terjaga. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu dan memfasilitasi Tim Analis Kata dan Istilah Kantor Bahasa Babel dalam proses pengumpulan data ikan endemik Bangka. *Maharani Sherina Munaf (Tim Humas KB Babel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *